Uu Buka Festival Kabizza di Purwakarta

Uu Buka Festival Kabizza di Purwakarta

PURWAKARTA, (PR).- Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum secara resmi membuka Festival Kabizza. Festival ini data rangka Pekan Kirab Pemud‎a Nasional 2018 tingkat Provinsi Jawa Barat. Tepatnya di GOR Purnawarman, di Kabupaten Purwakarta pada Rabu 17 Oktober 2018.

“Momentum Kirab Pemuda Nasional (Kipan) ini penting. Hal ini karena bisa mengingatkan kembali generasi muda Indonesia pada tonggak persatuan para pemuda di Indonesia. Yaitu pada sumpah pemuda 28 Oktober 1928,” kata Uu.

Menurut Uu pemuda Indonesia bersatu dan ikut merumuskan awal kemerdekaan dari negeri Indonesia ini. Semangat itulah kata dia yang harus dikobarkan dalam mengisi kemerdekaan Indonesia pada saat sekarang.

Sebelumnya Uu juga menyampaikan permohonan maaf terkait tidak hadirnya Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Hal ini dikarenakan Ridwan sedang mengemban tugas ke luar negeri. Sehingga aktivitas pemerintahan di Jabar didelegasikan pada Uu pada bulan ini.

“Kang Emil tadi menitip salam pada para pemuda di sini. Mudah-mudahan acara ini sukses, dan bisa menjadi bekal para pemuda Indonesia agar terus maju membuat harum Indonesia di masa yang akan datang,” katanya.

Hal senada dikatakan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika. Menurut dia momentum sumpah pemuda ini ‎bisa menjadi pemecut pemuda Indonesia untuk bergerak cepat dalam menghadapi perkembangan zaman.

“Semangat para pemuda pada tahun1928 harus ditiru dan menjadi motivasi bagi pemuda Indonesia yang gigih dan tangguh. Saya pun bersyukur wilayah Purwakarta menjadi tuan rumah Kipan 2018 tingkat provinsi Jabar,” ujarnya.

Sehingga Kabupaten Purwakarta pun akan berusaha menjadi tuan rumah yang baik bagi acara ini. Selain itu diharapkan para peserta mampu mendapatkan pengalaman terbaiknya di Purwakarta Istimewa.

“Kami memiliki berbagai museum di Purwakarta yang bisa dijadikan sumber ilmu pengetahuan. Jangan sampai para pemuda khususnya yang mengikuti Kipan ini tidak mendapatkan secuil ilmu saat di Purwakarta,” ujarnya.

Anne juga mengimbau kepada para peserta Festival Kabizza ini juga menjaga kebersihan di Purwakarta. Hal ini karena Purwakarta sudah dikenal dengan kebersihannya. Bahkan diharapkan para pemuda bisa mengambil pelajaran tentang kebersihan kota pula.

“Selain kebersihan para pemuda yang mengikuti acara ini agar tidak lupa menjalankan ibadahnya. Apapun agamanya namun kita merupakan satu kesatuan dalam bingkai NKRI. Sehingga toleransi pun harus selalu dijaga,” katanya.

Oleh karena itu Anne pun berharap acara Festival Kabizza ini bisa berjalan lancar. Sehingga nantinya ada pelajaran yang bisa diambil dari kegiatan ini. “Semoga dari para peserta ini ada yang menjadi pemimpin di masa datang, dan bisa berbuat baik dan adil bagi masyarakatnya,” katanya.***

*Berita diambil dari pikiran-rakyat.com dengan judul sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *