Tinggalkan Sambas, Peserta Kirab Pemuda Sampaikan Ucapan Terima Kasih

Tinggalkan Sambas, Peserta Kirab Pemuda Sampaikan Ucapan Terima Kasih

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS,– Malam tadi, Kamis (18/10) peserta Kirab Pemuda 2018 melakukan kegiatan terakhirnya di Sambas, dengan melaksanakan kegiatan malam pelepasan.

Dalam kesempatan tersebut, dua Perwakilan peserta Kirab Pemuda yaitu Bambang Gunawan asal Provinsi Banten dan Eka Kurniawati dari Provinsi Maluku Utara, di minta untuk menyampaikan pesan dan kesannya, Jum’at (19/10/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Eka yang diberikan kesempatan pertama untuk menyampaikan pesan dan kesannya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyambut kedatangan mereka di Sambas.

“Terima kasih tak terhingga kepada pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Kabupaten Sambas, sejak pertama kali kami menginjakkan kaki di Lumbang (Homestay),” ujarnya.

“Kami melakukan perjalanan yang sangat panjang selama enam jam. Tapi lelah kami hilang karena kami mendapatkan jamuan dan sambutan yang begitu hangat,” sambungnya.

Ia menambahkan, dengan sambutan itu, maka nantinya akan menjadi bibit-bibit kerinduan bagi para peserta kirab yang nanti akan melanjutkan ke daerah selanjutnya.

Tidak hanya itu, ia juga kagum dengan adat dan budaya yang ada di Sambas.

“Saya juga kagum dengan tradisi dan budaya, inilah yang disebut dengan Indonesia,” paparnya.

Sementara itu, Bambang peserta Kirab Pemuda asal Provinsi Banten mengatakan Sambas adalah anugrah Tuhan yang luar biasa. Karena Sambas di karuniai dengan alam yang indah, kearifan lokal dan hidup dalam keberagaman dan keberagaman.

“Allah telah menganugerahkan anugerah yang begitu luar biasa untuk Kabupaten Sambas, alam yang luar biasa, pariwisata, kearifan lokal dan budaya sungguh luar biasa. Untuk itu diharapkan kedepannya agar terus di kembangkan dan dipromosikan,” ujarnya.

“Ini akan saya sampaikan kepada masyarakat di Banten agar datang berkunjung ke Sambas,” sambungnya.

Tidak hanya itu, Bambang juga mengajak masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan untuk selanjutnya bisa di rasakan oleh anak cucu.

“Sambas juga memiliki sungai yang luar biasa, dan alam yang indah. Untuk itu, mari jaga lingkungan agar nanti bisa di rasakan oleh generasi muda selanjutnya,” paparnya.

Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul saman.
Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Dhita Mutiasari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *