Singkawang Peringati Hari Sumpah Pemuda dengan Membaca Kitab Suci

Singkawang Peringati Hari Sumpah Pemuda dengan Membaca Kitab Suci

Singkawang – Kegiatan Pemuda Membaca Kitab Suci di Balairung Kantor Walikota Singkawang dihadiri oleh ribuan pemuda dari berbagai agama, Minggu, 28 Oktober 2018. Acara yang dibuka oleh Asisten Deputi Peningkatan Kreativitas Pemuda, Drs. Djunaedi, M.Si., dan disaksikan oleh Staf Ahli Walikota Singkawang, Ir. Agus Priyatno, Para Pemuka Agama, Pimpinan FKUB serta Tokoh Pemuda Lintas Agama yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pemuda Lintas Agama (FKPELA).

Para pemuda tersebut merupakan delegasi dari organisasi keagamaan dan kemahasiswaan di Kota Singkawang. Mereka tampak membaca Kitab Suci secara bersama-sama dan menikmati kegiatan Membaca Kitab Suci dengan penuh khidmat.

William Soumokil selaku Sekjen Forum Komunikasi Pemuda Lintas Agama (FKPELA) Kota Singkawang menyatakan bahwa kegiatan ini sangat positif bagi pemuda.

“Kita perlu mengapresiasi dan meneruskan semangat yang hari ini kita laksanakan, kita bisa bersatu dalam ruang ini tanpa sekat perbedaan agama di hari sakral bagi para pemuda, Hari Sumpah Pemuda. Semoga kegiatan ini menjadi penambah kecintaan kita kepada sesama dan terus melaksanakan nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar laki-laki yang disapa William.

“Sungguh menyejukan hati, semoga menjadi penenang dan penyejuk bagi kita semua, disini kita bersatu untuk membaca kitab suci dan mendoakan bangsa dan negara. Di hari Sumpah Pemuda ini adalah momentum para pemuda bersama mempersiapkan diri membangun bangsa tanpa sekat perbedaan,” ungkapnya.

Kegiatan Mengaji Kitab Suci kali ini dipimpin oleh para pemuka agama, yakni Ustadz Isnendi dari Islam, Pendeta Pendeta Jonson Damanik dari Kristen, Pendeta Romulus Sitinjak dari Katolik, Pandita Kamil dari Hindu, Warsito dari Budha, dan Phiong Sunarto dari Konghuchu. Setiap pemuka agama membaca ayat dari Kitab Suci, kemudian diakhiri do`a menurut agama masing-masing. Tidak lupa mengkhususkan do`a untuk keselamatan dan keberkahan bangsa, serta dijauhkan dari segala bencana yang akhir-akhir ini berkali-kali menimpa bangsa Indonesia. Acara diakhiri dengan penandatanganan Deklarasi Pemuda antar Umat Beragama oleh seluruh peserta.

*Berita diambil dari jurnas.com dengan judul sama,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *