Pengrajin Kenalkan Tenun Sambas ke Peserta Kirab Pemuda 2018

Pengrajin Kenalkan Tenun Sambas ke Peserta Kirab Pemuda 2018

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS,- Diana salah satu pengerajin kain Tenun Sambas yang juga wakil ketua Koperasi Rantai Mawar Sambas mengatakan, dirinya senang dengan kunjungan dan workshop yang dilakukan oleh peserta Kirab Pemuda 2018, Kamis (18/10/2018)

Menurutnya, kedatangan rombongan Kirab tersebut adalah sebuah apresiasi kepada para pengerajin tentang adat dan budaya serta kekayaan adat istiadat yang masih di lestarikan.

“Yang jelas kita senang ya, ini apresiasi untuk kita karena di kunjungi oleh peserta kirab dan sekaligus juga wisatawan,” ujarnya.

Menurut Diana, selama kunjungan peserta kirab ke rumah Tenun, pihaknya telah mengenalkan banyak hal kepada peserta. Salah satunya adalah cara pembuatan dan lokasi-lokasi pemasarannya.

“Tadi kita kenalkan cara pembuatannya, mulai dari yang motif biasa dan pucuk rebung yang jadi khas Sambas. Lama pembuatan ada yang seminggu ada yang 15 hari, tergantung motif, sambungnya.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan untuk pemasaran sudah dipasarkan di lokal, provinsi bahkan sampai di Jakarta.

Tidak hanya itu, ia juga mengatakan untuk kain tenun Sambas juga sudah pernah di pamerkan di luar negeri tepatnya di Brunai Darussalam. Sebagaimana diketahui, selain mengharapkan pembeli datang lansung ke outlet yang telah tersebar. Para pengerajin juga rutin ikut pameran produk-produk UMKM.

Menurutnya, itu akan membantu penjualan dari kain khas Sambas itu. Sekaligus juga untuk mengenalkan kepada masyarakat luar tentang kerajinan tangan Kabupaten Sambas.

“Kita titipkan di Dekranasda kalau di lokal, di pengerajin sampai juga di Jakarta dan pernah ikut pameran di Brunai Darussalam satu kali,” tuturnya.

Lebih lanjut Diana mengatakan penjualan untuk saat ini memang tidak menentu. Namun ia mengatakan pada saat ada pembeli dan pada waktu-waktu tertentu penjualan bisa sampai 20-an helai bahkan lebih untuk Setiap bulan.

Oleh karenanya, dengan momentum tertentu mereka terus berupaya mengenalkan budaya dan kerajinan Sambas agar terus di kenal masyarakat luas.

Salah satunya adalah kepada para peserta Kirab Pemuda yang berasal dari berbagai provinsi, untuk kemudian diharapkan jadi duta atau penyambung lidah untuk produk Kabupaten Sambas di kancah Nasional.

Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul Sama.
Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Dhita Mutiasari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *