Pawai Kebhinnekaan dan Jalan Santai Meriahkan Kirab Pemuda 2018 di Kota Singkawang

Pawai Kebhinnekaan dan Jalan Santai Meriahkan Kirab Pemuda 2018 di Kota Singkawang

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG – Kementerian Pemuda dan Olahraga RI menggelar Kirab Pemuda 2018 dengan Pawai Kebhinnekaan dan Jalan Santai di Kota Singkawang, Minggu (21/10/2018).

Ribuan pemuda dan pelajar se Kota Singkawang mengikuti Pawai Kebhinekaan ini dimulai dari Mess daerah Jl. Merdeka, Jl. Pemuda, Jl. Jend sudirman, Jl. Nusantara, Jl. Setia Budi, Jl. Niaga, Jl. Sejahtera, Jl. P. Diponegor dan kembali ke Mess Daerah.

Kirab Pemuda 2018 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga RI memiliki manfaat yang signifikan untuk terus membuka ruang yang luas bagi kreativitas dan inovasi pemuda di berbagai bidang.

“Kegiatan ini melintasi seluruh provinsi di Indonesia dengan kemasan menarik kekinian, inovatif, kreatif, gembira, massal, kompetitif dan menumbuhakan semangat kebhinekaan,” kata Kabid Kreativitas teknologi informasi kemenpora RI, Muhammad Faisal Al Islami.

Pemuda sebagai bagian besar dari masyarakat Indonesia harus menjadi pemimpin masa depan untuk Indonesia yang lebih baik.

Pemuda yang pandai memaknai persahabatan dan persaudaraan, pemuda yang bertaqwa, melaksanakan interaksi antar budaya, dan memelihara kerukunan antar sesama.

“Pemuda harus menerapkan nilai-nilai luhur budaya bangsa dan memiliki kebanggaan sebagai bangsa Indonesia dalam rangka memantapkan landasan spiritual, moral dan etika pembangunan bangsa,” jelasnya.

Ia berharap Kirab Pemuda 2018 ini tidak hanya sekadar perjalanan keliling Indonesia saja, melainkan menjadikan wadah pengkaderan calon pemimpin bangsa yang memiliki multi talenta sebagai bekal memimpin dikemudian hari.

“Semoga Kirab Pemuda 2018 berjalan lancar dan aman. Para peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya dan dapat mengambil manfaat yang optimal sehingga tujuan program Kirab Pemuda dapat tercapai dengan baik,” harapnya

*Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul sama.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Dhita Mutiasari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *