Kirab Pemuda Nasional 2018 Singgahi Kabupaten Gianyar

Kirab Pemuda Nasional 2018 Singgahi Kabupaten Gianyar

BALI TRIBUNE – Perjalanan Kirab Pemuda Nasional 2018 telah dimulai, pelepasan secara resmi dilakukan oleh Deputi Pemberdayaan Pemuda, Faisal Abdulah, di Titik Nol Merauke yang terletak sebagai Perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini. Kabupaten Gianyar merupakan satu-satunya titik singgah di Provinsi Bali. Kedatangan Kirab Pemuda 2018 disambut Bupati Gianyar, I Made Mahayastra di Lapangan Astina Gianyar, Jumat (9/11) malam.

Bupati Mahayastra pada kesempatan tersebut mengatakan, kirab pemuda ini merupakan pelaksanaan kegiatan yang dilakukan pemerintah dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan kepemudaan melalui perjalanan pemuda dengan melintasi antar pulau. “Pemuda merupakan harapan bagi seluruh masyarakat dan bangsa yang sedang berdiri untuk menegakkan nilai-nilai dan komitmen dalam pembangunan nasional,” terangnya.

Lebih lanjut Bupati Mahayastra mengatakan, dengan terlaksananya kegiatan Kirab Pemuda Nasional 2018 ini diharapkan akan dapat memberikan nuansa yang positif bagi pemuda dalam meningkatkan kreativitas, kemandirian dan daya saing serta meningkatkan seni budaya, ekonomi kreatif, kewirausahaan dan kepeloporan pemuda di masing-masing daerah sehingga dapat menumbuhkan semangat revolusi mental pada kader pemuda Indonesia umumnya dan Kabupaten Gianyar khususnya.

Staf Ahli Kementerian Pemuda dan Olahraga RI Bidang Kerjasama Kelembagaan Adiati Noerdin mengatakan, Kirab Pemuda 2018 yang diselenggarakan Kementrian Pemuda dan Olahraga memiliki manfaat yang signifikan untuk terus membuka ruang yang luas bagi kreativitas dan inovasi pemuda di berbagai bidang pengabdian sosial. “Kami dari Kementrian Pemuda dan Olahraga sangat mengapresiasi dan respek kepada para pemuda di seluruh penjuru tanah air yang selama ini antusias dalam mnyambut dan mengikuti kirab pemuda,” tuturnya.

Lebih lanjut Adiati menjelaskan, penyambutan kirab pemuda yang ada di Kabupaten Gianyar merupakan penyambutan yang terbaik dan juga menjadi titik singgah terakhir bagi kirab pemuda 2018.

Sambutan Gubernur Bali yang dibacakan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali Ketut Ngurah Boy Jayawibawa, melalui kirab pemuda ini dapat menyatukan pemahaman terhadap rasa nasionalisme bangsa. “Saya berharap kirab pemuda ini dapat menjadi promosi wisata lokal untuk mendorong potensi daerah dimana pemuda menjadi ikon yang kreatif dan dapat menginspirasi masyarakat Indonesia khususnya daerah yang dikunjungi,” terangnya.

Lebih lanjut Jayawibawa mengatakan, pemuda menjadi ujung tombak pemerintahan karena mereka adalah aset bagi estafet kepemimpinan dimasa yang akan datang. “Para pemuda harus mampu berfikir global tapi jangan sampai melupakan jati diri dan budaya bangsa yang adiluhur,” tandasnya.

*Berita dikutip dari balitribune.co.id dengan judul sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *