Bambang Patijaya : Kita Harus Mengejar Ketertinggalan Lewat Pemuda

Bambang Patijaya : Kita Harus Mengejar Ketertinggalan Lewat Pemuda

BANGKA–Perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Basuki mengajak para pemuda untuk tidak hanya mengejar pekerjaan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun pegawai BUMN tetapi berani membuka peluang pekerjaan yang kreatif dan inovatif.

Untuk itu kemenpora mendorong agar para pemuda bisa mandiri dan kreatif.

“Tantangan terbesar pemuda sekarang tidak seperti era sebelum, pemuda mandiri dan kreatif tidak boleh lagi bercita-cita menjadi PNS maupun pegawai BUMN karena peluangnya sangat terbatas, makanya kementerian mendorong pemuda untuk kreatif dan mandiri,” saran Basuki saat acara Gala Pemuda yang dihadiri 50 peserta Kirab Pemuda 2018, Kamis (4/10/2018) di Graha DPC KNPI Kabupaten Bangka.

Hal senada disampaikan Staf Ahli Bupati Bangka Zulkarnain Idris. Menurutnya masih banyak pemuda sekarang yang ingin jadi PNS dan guru sehingga kurang kreatif.

Ia mencontohkan dalam program acara yang dipandu Najwa Shihab ternyata ada pemuda-pemuda di Indonesia yang jadi milyuner bahkan trilyuner sehingga bisa menginspirasi dan memotivasi para pemuda.

“Kami sebagai pegawai tetap sebagai bawahan, bupati juga secara hirarki bawahan karena diatasnya ada gubernur. Untuk itu mari pemuda menangkap peluang yang ada karena ekonomi daerah mengedepankan kemandirian dan kreatifitas pemuda,” ajak Zulkarnain.

Ia juga mengajak para pemuda di KNPI Kabupaten Bangka memanfaatkan halaman Graha KNPI untuk membuka peluang usaha.

Menurutnya, peluang terbesar di Kabupaten Bangka bakal dicanangkannya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata yang memberikan multi player efectnya luas seperti industri kreatif bisa jadi peluang usaha.

Namun Ketua DPD KNPI Babel Muhamad Ilham justru tidak setuju jika pemuda tidak boleh jadi PNS.

Ia justru menilai harus banyak pemuda yang jadi PNS.

“Saya tidak setuju jika pemuda tidak perlu jadi PNS. Harus banyak anak muda yang mau jadi PNS yang baik, polisi yang baik,” kata Ilham.

Ia juga mencontohkan, tokoh pemuda seperti Zamzami yang membuka pendidikan paket C sehingga setengah dari masyarakat desanya bisa mengenyam pendidikan paket C dan akhirnya bisa mendapatkan pekerjaan.

Disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka Suharto, pemerintah provinsi mengalakan sport tourims.

“Kita provinsi muda berani membuka event internasional bahkan dua event dunia yakni MXGP dan bulu tangkis tingkat dunia. Kami berharap para pemuda dapat menangkap peluang ini, kami mengenjot event internasional, sehingga memberikan multy player efect baik untuk UMKM, travel, hotel bisa berjalan disandingkan dengan keindahan pantai kita,” jelas Suharto.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka Asep Setiawan, menyampaikan terima kasih kepada pihak kemenpora yang sudah menghadirkan para pemuda dan pemudi dari 34 provinsi ke Kabupaten Bangka.

Dengan adanya kirab pemuda ini dalam rangka pengenalan daerah dari Sabang sampai Merauke.

Mantan Ketua DPD KNPI Babel, Bambang Patijaya mengatakan, bahwa Indonesia emas pada tahun 2045 diprediksi nomor lima kekuatan ekonomi dunia.

Namun untuk menuju ke sana perlu tersedianya Sumber Daya Manusia (SDM), infrastruktur yang berkualitas, lembaga yang tidak korup dan pemerintahan yang baik.

“Kualitas SDM indeks pembangunan manusia, Indonesia berada diurutan 113 dari 188 negara. Kita harus mengejar ketertinggalan lewat pemuda dan anda lah pelaku Indonesia emas 27 tahun lagi,” kata Bambang.

Pada kesempatan ini ia juga memberikan kiat khusus menjadi pengusaha.

“Untuk jadi pengusaha harus berani kalau tidak berani mengambil peluang selamanya tidak akan pernah menjadi pengusaha, inovatif membuat terobosan dan kreativitas memikirkan hal-hal baru. Jaman generasi now tekno preneur bukan lagi wirausaha,” tegas Bambang.

Ketua DPC KNPI Kabupaten Bangka Syarli Nopriansyah menyambut baik kedatangan para peserta Kirab Pemuda 2018 di Kabupaten Bangka yang menjadi titik singgah.

Dia berharap para peserta kirab pemuda ini bisa mendapat pengalaman berharga selama berada di Kabupaten Bangka.(*)

*Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul yang sama, klik artikel asli ,
Penulis: nurhayati
Editor: Iwan Satriawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *